Nio farm, Edupark Farm

Trend perkembangan usaha peternakan kambing perah di Jawa Tengah, selama 10 tahun terakhir menunjukkan tren yang positif, baik dilihat dari jumlah usaha peternakan kambing perah persilangan yang dikelola secara komersial maupun populasi kambing yang dipelihara di setiap unit usaha, Peningkatan usaha kambing perah tidak terlepas dari sambutan positif pasar susu kambing, walaupun populasinya masih fluktuatif dari waktu ke waktu. Saat ini, pengamatan di lapangan menunjukkan bahwa permintaan susu kambing cukup tinggi, khususnya dari masyarakat yang tinggal di perkotaan. Hal ini karena susu kambing memiliki banyak manfaat bagi Kesehatan seperti melancarkan produk ASI, meningkatkan kecerdasan anak, mencegah dan mengatasi stress baik untuk Kesehatan jantung, mengobati penyakit pernapasan, perawatan kulit, meningkatkan antibodi, menyehatkan lambung, dan baik untuk pencegahan dan pengobatan diabetes.

Kali pertama kunjungan siswa SMAIT Harapan Bunda di peternakan Nio Farm di daerah Athohiriyah,  Kecamatan Pedurungan Lor. Tempat yang representatif  untuk memelihara kambing perah yang dikelola sejak 2019 silam. Usaha yang sudah 5 tahun berjalan ini memiliki beberapa jenis kambing salah satunya jenis etawa senduro, dan savera, dsb. Susu kambing ini diproduksi serta dikemas dalam bentuk botol 250 ml. Menurut Bapak Husni sebagai pemilik peternakan sekaligus yang mengurus dan merawat kambing-kambing tersebut dengan penuh kasih sayang, menyampaikan mengenai manfaat susu kambing ini memiliki kandungan kalsiumnya tergolong tinggi daripada susu sapi murni. Selain itu juga mengandung prebiotik untuk menjaga kesehatan usus agar terjaga baik, serta dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Hal ini pada akhirnya dapat menurunkan risiko terserang penyakit seperti serangan jantung, stroke, dan ateroklerosis. Begitu “ungkapnya”.

Setelah mengikuti kegiatan PLS ini, siswa SMAIT Harapan Bunda mendapatkan edukasi jenis-jenis kambing perah baik lokal maupun luar negeri, serta bagaimana pemeliharaannya, dari mulai menyusui melalui induknya hingga memberikan susu induknya dengan cara menggunakan dot. Setelah itu, induk kambing diperah lalu produksi susu hingga dapat dikonsumsi oleh masyarakat yang memiliki varian rasa yang beraneka ragam. Dari mulai rasa original hingga rasa yang sangat sangat familiar di lidah masyarakat Inodnesia.

Diwaktu yang bersamaan siswa kelas 11 juga mengadakan kunjungan Budidaya Jamur. Kungungan yang diikuti sebanyak kurang lebih dari 50 siswa mendatangi sentra Omah jamur, Siswa SMAIT Harapan Bunda menjalankan rangkaian kegiatan eksplorasi dalam bentuk kunjungan lapangan. Kali ini, mereka merambah ke lokasi budidaya jamur tiram yang terletak di Banjardowo. tepatnya di daerah Bitaran RT.002/RW.003,  Kecamatan Genuk, Kota Semarang.

Dalam upaya untuk memperdalam pemahaman tentang praktik budidaya jamur tiram yang semakin populer di kalangan petani dan masyarakat umum, kelompok siswa ini melihatnya sebagai kesempatan untuk menggali pengetahuan praktis dan mengaitkannya dengan edukasi yang berwawasan lingkungan khususnya untuk ketahanan pangan. Dibimbing oleh guru SMAIT Harapan Bunda Ustadz Ahmad Zikri Ikhsani, Ustadzah Faridha Dwi Harsiwi, Ustadzah Azimah serta Ustadzah Fathi Fathrohmah, kunjungan ini diharapkan mampu memberikan wawasan lebih lanjut mengenai proses budidaya, perawatan, hingga pemasaran jamur tiram.

Dalam kunjungan ini, kami tidak hanya mendapatkan gambaran tentang teknik budidaya jamur tiram, tetapi juga mengetahui peran serta dampak budidaya jamur tiram terhadap ekonomi lokal di daerah tersebut. Kami melihat betapa pentingnya kerja sama antara para petani dan masyarakat sekitar dalam mengembangkan usaha budidaya ini,” ujar Bapak Sanny, salah satu anggota penyuluh di Omah Jamur tersebut.

Selain aspek teknis, kelompok siswa SMAIT Harapan Bunda juga berkesempatan untuk berdiskusi langsung dengan para petani jamur tiram, mendengarkan cerita tentang tantangan yang mereka hadapi dalam mengelola budidaya, serta strategi yang dijalankan untuk memasarkan produk hasil panen. Kunjungan tersebut memberikan wawasan praktis yang tak ternilai bagi siswa yang berencana terjun ke dunia pertanian atau agribisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *